Skip to Content
Henkel Adhesive Technologies

Henkel Adhesive Technologies

Perekat sebagai salah satu faktor pendorong desain yang berkelanjutan​

Perekat sangat penting dalam konstruksi dan desain produk personal hygiene. Perekat harus dapat bekerja pada berbagai substrat untuk menjamin keamanan, kelembutan, daya serap, dan kenyamanan.
5 menit.
wanita duduk  di taman sambil makan stroberi di tisu

Keberlanjutan semakin menjadi sorotan selama beberapa tahun terakhir. Baik dalam politik, gaya hidup, maupun keputusan pembelian. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan memainkan peran yang semakin penting bagi konsumen:

  • 89% konsumen secara pribadi, peduli terhadap perlindungan planet*​
  • 64% konsumen merasa mereka dapat menciptakan perubahan di dunia dengan pilihan mereka*​
  • 83% konsumen akan selalu memilih merek yang memiliki rekam jejak keberlanjutan yang lebih baik*​

Konsumen ingin berkontribusi secara aktif demi masa depan yang lebih berkelanjutan melalui tindakan mereka, itulah sebabnya mereka semakin peduli pada asal-usul produk, proses pembuatannya, dan bahan yang digunakan untuk menghasilkan produk yang mereka gunakan sehari-hari. Tren ini terlihat dari keputusan pembelian konsumen untuk produk popok bayiperawatan kewanitaan atau produk inkontinensia. Lalu, apa artinya hal ini bagi produsen produk personal hygiene?

Dengan meningkatkan desain produk dan memilih bahan atau material yang berkelanjutan, produsen dapat membuat perbedaan tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi pelanggan mereka.

*Sumber: J. Walter Thompson Intelligence: The New Sustainability: Regeneration 2018​

Ragam Material Tak Terbatas untuk Produk Kebersihan yang Berkelanjutan​

Terdapat begitu banyak kemungkinan untuk menggunakan material yang berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan. Material atau bahan yang paling penting di antaranya yaitu material bio-based, material recycled, dan material bio-degradable.

Rumput kapas yang sedang mekar dengan latar langit biru
diagram yang menunjukkan karakteristik biologis bahan baku

Material bio-based
Bahan bio-based adalah semua bahan yang terbuat dari bahan baku yang berasal dari sumber daya biologis atau terbarukan, seperti kapas, bambu, selulosa, PLA, termasuk bio-PE dan bio-PET.

Material recycled
Bahan hasil daur ulang mencakup semua bahan yang terbuat dari bahan mentah yang sebelumnya sudah digunakan setidaknya satu kali, untuk kemudian digunakan kembali. Daur ulang tersebut dapat dilakukan secara mekanis atau kimiawi. Namun, daur ulang kimiawi lebih disukai dalam industri hygiene karena terdapat standar tinggi yang harus dipenuhi.​ ​

Material bio-degradable
Bahan bio-degradable atau bahan yang dapat terurai secara hayati dengan bahan bio-based belum tentu sama. Hal ini dikarenakan tidak semua bahan bio-based juga dapat terurai secara hayati. Semua kombinasi bahan bio-based/fosil dan bahan biodegradable/non-biodegradable dapat ditemukan, sehingga potensi dan penggunaannya di industri personal hygiene menjadi sangat beragam.​

Perekat personal hygiene: detail kecil yang dapat membuat perbedaan

Produk personal hygiene seperti popok bayi, terdiri dari berbagai macam bahan dan material. Fluff, SAP dan plastik berjumlah sekitar 95%, sedangkan perekat hanya 5%.​ 

Meskipun perekat termasuk komponen kecil dari keseluruhan popok atau produk hygiene lainnya, perekat berperan penting bagi keseluruhan konstruksi dan desain produk hygiene yang berkelanjutan. Hal ini dikarenakan perekat bertugas untuk menyatukan semua material agar berfungsi dengan baik. Semakin beragam substrat yang digunakan, semakin kompleks tantangan pada mekanisme perekatan dalam menjaga berbagai jenis material untuk tetap menyatu. Sudah jelas bahwa substrat dan material yang berkelanjutan harus memenuhi tugas utamanya yaitu memberikan keamanan, kelembutan, daya serap, dan kenyamanan. Dalam hal ini, perekat merupakan pahlawan tersembunyi yang dapat membantu memungkinkan semuanya untuk terjadi!​

bayi laki-laki memakai popok sedang merangkak di lantai

Tinjauan umum bahan berkelanjutan dalam produk personal hygiene

Terdapat berbagai bahan berkelanjutan yang dapat digunakan untuk produk hygiene yang lebih berkelanjutan.

Salah satu hal penting yang saat ini menjadi topik utama, yaitu menggabungkan bahan bio- based ke dalam material untuk produk hygiene:​ 

  • Kapas
  • Viscose / Bambu
  • Jaringan / Selulosa

Plastik bio-based juga menawarkan banyak manfaat. Pada umumnya, plastik bio-based memiliki karakteristik yang sama dengan plastik fossil-based, namun dengan keseimbangan ekologi yang jauh lebih baik.

Pada akhirnya, perekat bio-based merupakan pilihan utama untuk meningkatkan penggunaan material yang berkelanjutan pada sebuah produk hygiene. Bahan baku alami seperti rosin ester dan terpena telah lama ada dalam perekat hotmelt, namun saat itu masih memiliki keterbatasan dalam hal bau dan warna.​

Kini, dengan rangkaian baru yang kami kembangkan melalui: TECHNOMELT DM ECO, perekat bio-based dengan sekitar 70% kandungan bio-based. Perekat ini telah menggabungkan kandungan bio-based dengan performa yang baik dan telah melalui peningkatan signifikan dalam kemurnian, selangkah lebih maju demi keberlanjutan yang lebih baik.​

Referensi

  • Ayah menyelimuti bayi yang sedang  tersenyum

    Perekat bio-based yang berkelanjutan

    Perekat bio-based dapat membantu meningkatkan penggunaan material yang berkelanjutan dalam sebuah produk. Inovasi terbaru dari Henkel, TECHNOMELT DM ECO, menawarkan hingga 70% kandungan bio-based untuk performa dan kemurnian maksimal.​

    5 menit.

  • Proses produksi produk hygiene  yang berkelanjutan

    Proses produksi produk hygiene yang berkelanjutan

    Mengoptimalkan keberlanjutan dalam proses produksi, hal ini mencakup penggunaan energi yang lebih rendah, menghasilkan limbah yang lebih sedikit, mengurangi jumlah material demi transportasi yang lebih efisien, serta meningkatkan efisiensi sumber daya.​ ​

    5 menit.

  • Rumput

    Produk berkelanjutan yang terbuat dari bahan alami atau plastik bio-based

    Material yang berkelanjutan dapat terbuat dari bahan bio-based, bahan recycled, atau bahan biodegradable. Selain itu, material yang berkelanjutan juga berbahan dasar alami antara lain terbuat dari kapas, bambu, serta pohon dan kayu.​

    5 menit.